Sydney, 25 Juni 2011.
In The Palmese Sexton Hotel @ 05:30 Am.
“Goooood Moooorning, Ziiiiiiii?”
“Ngkh…kh…kh…kh….., good morning…., yeah…hhh..hhhhh…..hhhhh”
Hi…., fellas? What’s up?
Gue baru aja bangun tidur, masih ngantuk banget sih sebenarnya, cuma gimana lagi gue harus bangun.
Manager gue udah teriak-teriak nyuruh gue bangun, kalo nggak bangun juga ntar gue bakalan disiram pake air, gitu katanya.
Emangnya gue tanaman apa, pake acara disiram segala.
Mata gue masih berat banget nih, badan juga masih lemas.
Masih kepengen ngelanjutin tidur.
Semalam gue tidur jam brapa ya?
Lupa gue, seinget gue sih gue nggak tidur pagi. Ada kali gue tidur tujuh jam, apa nggak sampe tujuh jam juga?
Hahhhh….hhh…., LUPA GUE. Tapi yang pasti GUE MASIH NGANTUK, titik.
” Ziiiiiikkkeiiiiii, bangun!”
Ooopss, manager gue udah teriak-teriak lagi tuh. Kayaknya gue harus cepat-cepat ke kamar mandi deh, klo nggak Manager gue benar-benar bakalan nyiram gue pake air klo gue nggak langsung mandi.
Yah udah deh gue mandi dulu.
Sekarang khan masih jam 06.00, masa jam segini gue udah diteriakin cuma buat mandi doang.
Hm hm hm…, “lupa”, gue hari ini khan ada INTERVIEW sama PEOPLE MAGAZINE.
Kayaknya sih mereka udah nelephone manager gue tadi, mungkin ngasih tau kali klo mereka udah ada di STUDIO, kantor people magazine.
“Nanya kapan gue ke sana.”
Nyuruh gue supaya gue cepat-cepat datang. Emangnya gue mbaknya apa disuruh-suruh? Nggak tau apa klo gue NGE-TOP. Bete!
Yah udahlah daripada gue cuma marah-marah nggak jelas kayak gini mendingan gue mandi, abis itu segar, abis itu makan pagi, abis itu kenyang, abis itu nonton tv, abis itu bobo lagi {ha ha ha ha ha ha ha}. Nggak deng.
Yah udah ya, gue mandi dulu.
Tapi jangan kemana-mana, tongkrongin gue aja seharian ini.
Ikutin aktivitas gue seharian ini. Ngikutin kegiatan gue interview sama People Magazine, nongkrong bareng , seru-seruan and ngobrol.
Okay?
Interview With People Magazine {Sydney, Australia}.
Udah nyampe nih, di kantor People.
Cepat banget nyampenya, nggak ada sejam.
Gini nih, klo nggak di Jakarta loe stay, kemana-mana cepat, bentar aja udah nyampe.
Nggak kayak di Jakarta masa ke Mall Kelapa Gading dari rumah gue 1 jam lebih, itupun klo nggak macet, parah!!
“Hei…., Zikei?”
* “Hei…., man? How u doin, dude?”
Itu tadi, Winston. Dia yang bakal nge-interview gue.
Tapi sebelum gue mulai di-introgasi sama dia, gue take a picture dulu a.k.a photo shoot.
“Ha ha ha ha ha ha ha…., {Winston}.
* “What? There something wrong in my face?”
- “So Zikei…., how are you?”
* ”I’m good, thanks.
So how you doin, man? Okay? No? Why not?
Ck…ck…ck…, kasihan sekali.
Ha ha ha ha ha…., joking.”
- “{Ha ha ha ha ha} Ada cerita baru yang mau kamu ceritakan ke penggemar kamu Zi, sebelum kita mulai?”
* ”Ada nggak ya? Hm…hm…hm…., ada sih actually.
Cuma ceritanya sedikit memalukan, so gue nggak ngerti deh ini kejadian lucu atau kejadian memalukan sebenarnya. Mendingan nggak usah gue ceritain deh. Gue malu, bisa-bisa klo gue ceritain gue sendiri yang mupengk.
- “Memang ada kejadian apa sampai kamu dibuat malu sama kejadian itu? Bisa diceritakan kepada People?”
* ”Gimana ya?”
Hahhh hhh hhh…, malunya.
“Ini tentang anjing poodle gue si Jenny. Jenny had fluffy white hair. I loved her so much. I always walked her in my neighborhood park. When I came from college one afternoon, I saw her running after a butterfly in one of my neighbor’s garden. I opened my neighbor’s fence, walked into the garden and called her name.
The dog ran to me. I picked her up and carried her out of garden. Suddenly a woman shouted from inside the house. “Dog kidnapper!”
Then she ran after me shouting, “Somebody, please catch that girl!” Luckily I had enough sense not to run away. Instead, I stood still and tried to explain the situation to her.
People started to crowd round us. My explanation seemed to fall on deaf ears. The woman tried to snatch Jenny away from me. During the commotion, I heard my auntie shouting my name from among the crowd.
“Zikei…., is that you?”
My aunt finally managed to push herself to the front and face my upset neighbor, and said, “I’m so sorry ma’am. My niece made a mistake. Please forgive her?”
And then she turned to the crowd, explaining, “My niece kept a poodle just like this one at home.”
And finally she looked at me and sternly said, “Jenny’s at home snoring!”
I turned red with embarrassment as my auntie led me out of the crowd.”
- “Ha…ha…ha…ha…. {Winston}. That’s really funny, don’t you think?”
* ”Yeaaahhhh?
Do not laugh, please?”
Hanging out with People Magazine this time ended.
Then, after interview we {me, my staf, manager and people magazine crue} went to restaurant for dinner.